Normantis Update

Sajak Kenangan: Layang-Layang (Lehermu tetap hangat meski dikikis waktu)

LAYANG-LAYANG
Karya: Joko Pinurbo

Dulu pernah kaubelikan aku sebuah layang-layang
pada hari ulang tahun.
Aku pun bersorak sebagai kanak-kanak
tapi hanya sejenak.

Sebab layang-layang itu kemudian hilang,
entah ke mana ia terbang.
Seperti aku pun tak pernah tahu kapan kau hilang
dan kembali kutemu.
Lehermu masih hangat meskipun selalu dikikis waktu.

Sekarang umur pun tak pernah lagi dirayakan
selain dibasahkuyupkan di bawah hujan.
Tapi kutemukan juga layang-layang itu di sebuah dahan
meskipun tanpa benang dan tinggal robekan.
Aku ingin berteduh di bawah pohon yang rindang.

(1980)
Kumpulan Puisi Joko Pinurbo

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.754 pengikut lainnya

5 Comments on Sajak Kenangan: Layang-Layang (Lehermu tetap hangat meski dikikis waktu)

  1. Reblogged this on standupuisi and commented:

    Sekarang umur pun tak pernah lagi dirayakan
    selain dibasahkuyupkan di bawah hujan.
    Tapi kutemukan juga layang-layang itu di sebuah dahan
    meskipun tanpa benang dan tinggal robekan.
    Aku ingin berteduh di bawah pohon yang rindang.

    https://normantis.com/2016/02/16/sajak-kenangan-layang-layang-lehermu-tetap-hangat-meski-dikikis-waktu-joko-pinurbo/

    Suka

  2. Reblogged this on nontonpuisi and commented:

    Dulu pernah kaubelikan aku sebuah layang-layang
    pada hari ulang tahun.
    Aku pun bersorak sebagai kanak-kanak
    tapi hanya sejenak.

    https://normantis.com/2016/02/16/sajak-kenangan-layang-layang-lehermu-tetap-hangat-meski-dikikis-waktu-joko-pinurbo/

    Suka

  3. Penyair asal Jogja yang rajin nge-twit memang selalu berhasil menyuguhkan makna tanpa membuat orang terbebani “jumpalitan kata”. Dengan kata lain, Joko PInurbo memang nyaris selalu menggubah puisi dengan menggunakan diksi / pilihan kosakata sederhana. Namun kesederhanaan rangkaian kata tak menjadi jaminan bahwa kita bisa dengan begitu mudah memahami maknanya. Karena persis seperti yang Norman Adi Satria bilang: dalam kata selalu ada makna, namun makna tak selalu butuh kata-kata.

    Disukai oleh 1 orang

  4. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Sekarang umur pun tak pernah lagi dirayakan
    selain dibasahkuyupkan di bawah hujan.
    Tapi kutemukan juga layang-layang itu di sebuah dahan
    meskipun tanpa benang dan tinggal robekan.
    Aku ingin berteduh di bawah pohon yang rindang.

    normantis.com

    https://normantis.com/2016/02/16/sajak-kenangan-layang-layang-lehermu-tetap-hangat-meski-dikikis-waktu-joko-pinurbo/

    Disukai oleh 1 orang

  5. Reblogged this on Puisi Si Cantik and commented:

    Dulu pernah kaubelikan aku sebuah layang-layang
    pada hari ulang tahun.
    Aku pun bersorak sebagai kanak-kanak
    tapi hanya sejenak.

    normantis.com

    https://normantis.com/2016/02/16/sajak-kenangan-layang-layang-lehermu-tetap-hangat-meski-dikikis-waktu-joko-pinurbo/

    Disukai oleh 1 orang

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Sajak Kenangan: Layang-Layang (Lehermu tetap hangat meski dikikis waktu) – Puisi Si Cantik
  2. Sajak Kenangan: Layang-Layang (Lehermu tetap hangat meski dikikis waktu) | Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau
  3. Sajak Kenangan: Layang-Layang (Lehermu tetap hangat meski dikikis waktu) – nontonpuisi
  4. Sajak Kenangan: Layang-Layang (Lehermu tetap hangat meski dikikis waktu) – standupuisi

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: