Iklan
Normantis Update

Puisi Kemiskinan: Harga Duit Turun Lagi (Ampunilah kemiskinan kami) – Joko Pinurbo

Karya: Joko Pinurbo

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

SAJAK HARGA DUIT TURUN LAGI
Karya : Joko Pinurbo

Mengapa bulan di jendela makin lama
makin redup sinarnya?
Karena kehabisan minyak dan energi.
Mimpi semakin mahal,
hari esok semakin tak terbeli.

Di bawah jendela bocah itu sedang suntuk
belajar matematika. Ia menangis tanpa suara:
butiran bensin meleleh dari kelopak matanya.
Bapaknya belum dapat duit buat bayar sekolah.
Ibunya terbaring sakit di rumah.

Malu pada guru dan teman-temannya,
coba ia serahkan tubuhnya ke tali gantungan.
Dadah Ayah, dadah Ibu….

Ibucinta terlonjak bangkit dari sakitnya.
Diraihnya tubuh kecil itu dan didekapnya.
Berilah kami rejeki pada hari ini
dan ampunilah kemiskinan kami….

2005
KUMPULAN PUISI JOKO PINURBO

Iklan

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.158 pengikut lainnya

7 Comments on Puisi Kemiskinan: Harga Duit Turun Lagi (Ampunilah kemiskinan kami) – Joko Pinurbo

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Mengapa bulan di jendela makin lama
    makin redup sinarnya?
    Karena kehabisan minyak dan energi.
    Mimpi semakin mahal,
    hari esok semakin tak terbeli.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: