Normantis Update

Puisi Perenungan: Malapetaka (Satu-satunya kreasi yang enggan kita nikmati)

Karya: Norman Adi Satria

SAJAK MALAPETAKA
Karya : Norman Adi Satria

Malapetaka menjadi satu-satunya kreasi
yang enggan kita nikmati sendiri.
Padahal ketika membuatnya
kita begitu bersemangat,
bersorak-sorai.

Kini ketika kreasi itu jadi
dan dipertontonkan di atas panggungnya,
kita ngeri, malu setengah mati
atas karya yang paling sempurna ini.

Oo, malapetaka menari
di tengah sorotan lampu gemerlapan
diiringi gendang,
menyapu bersih tiap jengkal panggung.
Kadang pula berimprovisasi ke bangku hadirin,
mencolek-colek anakmu yang kian gempal
dan perutmu yang kian membuncit.

Bekasi, 26 Oktober 2015
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.772 pengikut lainnya

7 Comments on Puisi Perenungan: Malapetaka (Satu-satunya kreasi yang enggan kita nikmati)

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Malapetaka menjadi satu-satunya kreasi
    yang enggan kita nikmati sendiri.
    Padahal ketika membuatnya
    kita begitu bersemangat,
    bersorak-sorai.

    Suka

  2. Reblogged this on puisijomblo and commented:

    Puisi Perenungan: Malapetaka (Satu-satunya kreasi yang enggan kita nikmati)

    Suka

  3. Reblogged this on Puisi Si Cantik and commented:

    Ini puisi buat yang suka buang sampah sembarangan, suka bakarin hutan, dan semua yang ga peduli sama lingkungan. Ingat, malapetaka itu bisa jadi hasil karya kita sendiri.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: