Iklan
Normantis Update

Puisi Perenungan: Potret Keluarga (Daya hidupku menolak untuk tidak berdaya) – WS Rendra

Karya: W.S. Rendra

SAJAK POTRET KELUARGA
Karya : WS Rendra

Tanggal lima belas tahun rembulan.
Wajah molek bersolek di angkasa.
Kemarau dingin jalan berdebu.
Ular yang lewat dipagut naga.
Burung tekukur terpisah dari sarangnya.

Kepada rekannya berkatalah suami itu :

“Semuanya akan beres. Pasti beres.
Mengeluhkan keadaan tak ada gunanya.
Kesukaran selalu ada.
Itulah namanya kehidupan.
Apa yang kita punya sudah lumayan.
Asal keluarga sudah terjaga,
rumah dan mobil juga ada,
apa palgi yang diruwetkan ?
Anak-anak dengan tertib aku sekolahkan.
Yang putri di SLA, yang putra mahasiswa.
Di rumah ada TV, anggrek,
air conditioning, dan juga agama.
Inilah kesejahteraan yang harus dibina.
Kita mesti santai.
Hanya orang edan sengaja mencari kesukaran.
Memprotes keadaaan, tidak membawa perubahan.
Salah-salah malah hilang jabatan.”

Tanggal lima belas tahun rembulan
Angin kemarau tergantung di blimbing berkembang.
Malam disambut suara halus dalam rumputan.
Anjing menjenguk keranjang sampah.
Kucing berjalan di bubungan atap.
Dan ketonggeng menunggu di bawah batu.

Iklan

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.086 pengikut lainnya

6 Comments on Puisi Perenungan: Potret Keluarga (Daya hidupku menolak untuk tidak berdaya) – WS Rendra

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Tanggal lima belas tahun rembulan.
    Wajah molek bersolek di angkasa.
    Kemarau dingin jalan berdebu.
    Ular yang lewat dipagut naga.
    Burung tekukur terpisah dari sarangnya.

    Suka

  2. Reblogged this on puisijomblo and commented:

    Ah, Suamiku !
    Dahulu ketika remaja hidupnya sederhana,
    pikirannya jelas pula.
    Tetapi kini serba tidak kebenaran.
    Setiap barang membuatnya berengsek.

    Suka

  3. Reblogged this on Best Romantic Poetry and commented:

    Daya hidupku menolak untuk tidak berdaya

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: