Iklan
Normantis Update

Percakapan Malam Hujan – Puisi Sapardi Djoko Damono

Karya: Sapardi Djoko Damono

PERCAKAPAN MALAM HUJAN
Karya: Sapardi Djoko Damono

Hujan, yang mengenakan mantel, sepatu panjang, dan
payung, berdiri di samping tiang listrik. Katanya
kepada lampu jalan, “Tutup matamu dan tidurlah. Biar
kujaga malam.”

“Kau hujan memang suka serba kelam serba gaib serba
suara desah; asalmu dari laut, langit, dan bumi;
kembalilah, jangan menggodaku tidur. Aku sahabat
manusia. Ia suka terang.”

1973
Buku : Hujan Bulan Juni

SAPARDI DJOKO DAMONO

Iklan

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.788 pengikut lainnya

6 Comments on Percakapan Malam Hujan – Puisi Sapardi Djoko Damono

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Hujan, yang mengenakan mantel, sepatu panjang, dan
    payung, berdiri di samping tiang listrik. Katanya
    kepada lampu jalan, “Tutup matamu dan tidurlah. Biar
    kujaga malam.”

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: