Normantis Update

Puisi Cinta: Pagi (Hanya sebuah kesepakatan kita tuk menyebut pasca malam dan pra siang)

Karya: Norman Adi Satria

PUISI PAGI
Karya : Norman Adi Satria

Pagi hanyalah sebuah kesepakatan kita
untuk menyebut pasca malam dan pra siang.
Pagi bukan soal ada atau tiadanya embun,
secangkir teh hangat,
sepiring nasi uduk,
dan juga suara lembutmu
yang berbisik: bangun.

Bekasi, 25 Oktober 2015
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,704 other followers

6 Comments on Puisi Cinta: Pagi (Hanya sebuah kesepakatan kita tuk menyebut pasca malam dan pra siang)

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Pagi hanyalah sebuah kesepakatan kita
    untuk menyebut pasca malam dan pra siang.

    Like

  2. Reblogged this on standupuisi.

    Like

  3. Reblogged this on nontonpuisi.

    Like

  4. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Pagi hanyalah sebuah kesepakatan kita
    untuk menyebut pasca malam dan pra siang.

    Like

  5. Reblogged this on Puisi Si Cantik and commented:

    Pagi hanyalah sebuah kesepakatan kita
    untuk menyebut pasca malam dan pra siang.

    So sweeet….
    Aku lanjutin puisinya Ka Norman Adi Satria ini:

    Kita
    hanyalah kesepakatan untuk menyebut aku dan kamu.

    Cieeeee…..

    Like

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: