Iklan
Normantis Update

Puisi Cinta: Pagi (Hanya sebuah kesepakatan kita tuk menyebut pasca malam dan pra siang)

Karya: Norman Adi Satria

PUISI PAGI
Karya : Norman Adi Satria

Pagi hanyalah sebuah kesepakatan kita
untuk menyebut pasca malam dan pra siang.
Pagi bukan soal ada atau tiadanya embun,
secangkir teh hangat,
sepiring nasi uduk,
dan juga suara lembutmu
yang berbisik: bangun.

Bekasi, 25 Oktober 2015
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

Iklan

Video Normantis

KARYA TERBARU

EDISI SPESIAL HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.158 pengikut lainnya

6 Comments on Puisi Cinta: Pagi (Hanya sebuah kesepakatan kita tuk menyebut pasca malam dan pra siang)

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Pagi hanyalah sebuah kesepakatan kita
    untuk menyebut pasca malam dan pra siang.

    Suka

  2. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Pagi hanyalah sebuah kesepakatan kita
    untuk menyebut pasca malam dan pra siang.

    Suka

  3. Reblogged this on Puisi Si Cantik and commented:

    Pagi hanyalah sebuah kesepakatan kita
    untuk menyebut pasca malam dan pra siang.

    So sweeet….
    Aku lanjutin puisinya Ka Norman Adi Satria ini:

    Kita
    hanyalah kesepakatan untuk menyebut aku dan kamu.

    Cieeeee…..

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: