Normantis Update

Puisi Inspiratif: Buku Curian (Kisah anak pencuri buku)

Karya: Norman Adi Satria

PUISI BUKU CURIAN
Karya : Norman Adi Satria

Buku tak pernah pandang bulu
siapa yang membacanya kala itu
dia akan tetap mengajari siapa pun
tak terkecuali bocah lelaki sepuluh tahun
yang ditangkap satpam
karena ketahuan mencurinya di rak bacaan
dan baru akan dibebaskan
bila ayahnya datang untuk membayarkan

“Mengapa kau mencuri, Nak?”
tanya ayahnya di ruang penahanan
“Maaf ayah, aku tak tega meminta untuk kau belikan.”
jawab anaknya dengan airmata yang berjatuhan

Ayahnya tak bisa berkata apa-apa lagi
dagangannya sudah beberapa hari ini sepi

Beberapa saat kemudian
usai buku curian itu dibayarkan
ayah memboncengkannya pulang
dalam bungkam

Dan buku mulai mengajari anaknya
tentang kehidupan
bahkan sebelum buku itu mulai dia baca
dan renungkan

Bekasi, 30 Mei 2015
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.765 pengikut lainnya

7 Comments on Puisi Inspiratif: Buku Curian (Kisah anak pencuri buku)

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Dan buku mulai mengajari anaknya
    tentang kehidupan
    bahkan sebelum buku itu mulai dia baca
    dan renungkan

    Suka

  2. Reblogged this on puisijomblo and commented:

    “Mengapa kau mencuri, Nak?”
    tanya ayahnya di ruang penahanan
    “Maaf ayah, aku tak tega meminta untuk kau belikan.”
    jawab anaknya dengan airmata yang berjatuhan

    Suka

  3. Reblogged this on nontonpuisi and commented:

    Buku tak pernah pandang bulu
    siapa yang membacanya kala itu
    dia akan tetap mengajari siapa pun
    tak terkecuali bocah lelaki sepuluh tahun
    yang ditangkap satpam
    karena ketahuan mencurinya di rak bacaan

    Suka

  4. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Ya, buku adalah jendela bagi segala ilmu. Buku tak pernah pandang bulu terhadap para pembacanya, apakah sang pembaca hanya meminjamnya dari perpustakaan atau justru mencurinya dari rak bacaan. Menurut saya, ini puisi yang inspiratif dan sangat mencerahkan. Baca selengkapnya disini.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: