Normantis Update

Puisi Perenungan: Bocah Dilema (Anak Nakal VS Anak Baik)

Karya: Norman Adi Satria

PUISI BOCAH DILEMA
Karya : Norman Adi Satria

“Jangan main sama Samin anaknya Pak Kodir!
Nanti kamu ketularan nakal!”
kata Pak Harjo pada anaknya, Sapto
yang manggut-manggut mengiyakan.

Ternyata Samin sudah di depan rumah,
dia mendengar ucapan Pak Harjo
dan langsung berlari pulang.

Pak Kodir untuk sekian kalinya mencak:
“Kok kamu pulang lagi?
Sana main sama Sapto anaknya Pak Harjo,
biar kamu ketularan baik!
Jadi anak kok nakalnya kebangetan.
Buruan sana main!”

Bekasi, 26 Mei 2015
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

 

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.769 pengikut lainnya

7 Comments on Puisi Perenungan: Bocah Dilema (Anak Nakal VS Anak Baik)

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    “Kok kamu pulang lagi?
    Sana main sama Sapto anaknya Pak Harjo,
    biar kamu ketularan baik!
    Jadi anak kok nakalnya kebangetan.
    Buruan sana main!”

    Suka

  2. Reblogged this on puisijomblo and commented:

    Pak Kodir untuk sekian kalinya mencak:
    “Kok kamu pulang lagi?
    Sana main sama Sapto anaknya Pak Harjo,
    biar kamu ketularan baik!
    Jadi anak kok nakalnya kebangetan.
    Buruan sana main!”

    Suka

  3. Reblogged this on nontonpuisi and commented:

    “Jangan main sama Samin anaknya Pak Kodir!
    Nanti kamu ketularan nakal!”
    kata Pak Harjo pada anaknya, Sapto
    yang manggut-manggut mengiyakan.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: