Normantis Update

Puisi Cinta: Perempuan Penyeduh Kopi (Secangkir kopi yang masih beruap itu lebih nyata daripada cinta)

Karya: Norman Adi Satria

PUISI PEREMPUAN PENYEDUH KOPI
Karya : Norman Adi Satria

Bahkan secangkir kopi yang masih beruap itu
lebih nyata daripada cinta.
Cinta yang melekat pada adukan sendok
cinta yang dipendamnya di ampas kopi
kian lama kian tenggelam
dan ditinggal begitu saja ketika dingin.

“Berapa, Mbak?” tanya lelaki bertopi biru.
“Masih sama seperti kemarin-kemarin, Mas,”
jawab perempuan penyeduh kopi itu,
“Kemarin-kemarin yang juga kugunakan untuk mencintaimu.”
lanjut perempuan itu hanya di dalam kalbu.

Bekasi, 23 Februari 2015
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.767 pengikut lainnya

4 Comments on Puisi Cinta: Perempuan Penyeduh Kopi (Secangkir kopi yang masih beruap itu lebih nyata daripada cinta)

  1. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Bahkan secangkir kopi yang masih beruap itu
    lebih nyata daripada cinta.
    Cinta yang melekat pada adukan sendok
    cinta yang dipendamnya di ampas kopi

    Suka

  2. Reblogged this on Puisi Si Cantik and commented:

    Bahkan secangkir kopi yang masih beruap itu
    lebih nyata daripada cinta.
    Cinta yang melekat pada adukan sendok
    cinta yang dipendamnya di ampas kopi
    kian lama kian tenggelam
    dan ditinggal begitu saja ketika dingin.

    Klik link di bawah untuk baca selengkapnya..

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: