Iklan
Normantis Update

Ibu Hujan dan Ibuku – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

A girl clings to her mother as they travel on a flooded street amid heavy rainfall in Shenzhen, Guangdong province, China, July 24, 2015. Approximately a million people have been affected by severe downpours in several Chinese provinces, causing collapsed houses, decimating crops as well as blocking highways, reported Xinhua News Agency. REUTERS/Stringer CHINA OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN CHINA

IBU HUJAN DAN IBUKU
Karya: Norman Adi Satria

“Nak, jangan hujan-hujanan,
nanti kamu sakit!”
Teriakan seorang ibu terdengar sayup
dari balik gerimis.
Entah itu suara ibuku atau ibu hujan.
Sesaat kemudian
ibuku muncul berlari membawakan payung
dan ibu hujan meluncur deras melindungi anak-anaknya
dari sakitnya terjatuh
dan ngerinya air selokan.

Bekasi, 22 Desember 2014
Norman Adi Satria

Iklan

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.757 pengikut lainnya

3 Comments on Ibu Hujan dan Ibuku – Puisi Norman Adi Satria

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    ibuku muncul berlari membawakan payung
    dan ibu hujan meluncur deras melindungi anak-anaknya
    dari sakitnya terjatuh
    dan ngerinya air selokan.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: