Normantis Update

Puisi Perenungan: Nenek Sepi (Sang anak tersesat di negeri lupa)

Karya: Norman Adi Satria

Puisi Nenek Sepi - Norman Adi Satria

PUISI NENEK SEPI
Karya : Norman Adi Satria

malam ini
nenek renta itu kembali
mengunyah serpihan sepi
di teras rumahnya yang nyaris roboh
bersama dengung serangga malam
dia mulai merintih sedih:
sepi ini lebih getir dari segala sirih!

namun ia terus menggerus sepi itu
dengan sisa giginya
dengan sisa dayanya
dengan sisa rindunya
dengan sisa keyakinannya
bahwa suatu saat kelak
anak-anaknya akan pulang
dari negeri lupa

Jakarta, 16 September 2014
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.754 pengikut lainnya

5 Comments on Puisi Perenungan: Nenek Sepi (Sang anak tersesat di negeri lupa)

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    malam ini
    nenek renta itu kembali
    mengunyah serpihan sepi
    di teras rumahnya yang nyaris roboh
    bersama dengung serangga malam
    dia mulai merintih sedih:
    sepi ini lebih getir dari segala sirih!

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: