Normantis Update

Puisi Renungan Cinta: Ketika Senja Tak Jingga (Mesra tak perlu menunggu senja ataupun jingga)

Karya: Norman Adi Satria

PUISI KETIKA SENJA TAK JINGGA
Karya: Norman Adi Satria

senja memang tak selalu jingga, sayang
di hadapan kita kini terhampar senja
yang gelapnya nyaris sempurna
mendung tengah begitu manja
ingin diperhatikan oleh kita

tak perlu dahi berkerut, sayang
jangan terpengaruh oleh penyair bodoh
yang gundah gulana hanya karena
senjanya tak lagi jingga
kemudian berhenti meromantisi kekasihnya

mesra tak perlu menunggu jingga ataupun senja
bermesraan adalah keputusan
yang tak perlu menunggu keadaan
ayo sayang, kita berpelukan
tak peduli nanti akan
gerimis ataupun hujan

Bekasi, 20 Agustus 2014
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.767 pengikut lainnya

4 Comments on Puisi Renungan Cinta: Ketika Senja Tak Jingga (Mesra tak perlu menunggu senja ataupun jingga)

  1. Reblogged this on standupuisi and commented:

    senja memang tak selalu jingga, sayang
    di hadapan kita kini terhampar senja
    yang gelapnya nyaris sempurna
    mendung tengah begitu manja
    ingin diperhatikan oleh kita
    https://normantis.com/2014/08/26/puisi-renungan-cinta-ketika-senja-tak-jingga-norman-adi-satria/

    Suka

1 Trackback / Pingback

  1. Puisi Renungan Cinta: Ketika Senja Tak Jingga (Mesra tak perlu menunggu senja ataupun jingga) – standupuisi

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: