Normantis Update

Puisi Yang Terlupakan (Dengan perasaan macam apa aku menulismu dulu?)

Karya: Norman Adi Satria

Puisi yang Terlupakan - Norman Adi Satria

PUISI YANG TERLUPAKAN
Karya: Norman Adi Satria

seekor puisi memintal jaring di dinding kusam itu
sorot tajam matanya terus mengawasiku
kemudian lirih kudengar dia merayu
mendekatlah
mendekatlah
mendekatlah padaku
ya, mendekatlah padaku

bagaikan seekor lalat
aku mendekat
kemudian terjerat
pada jaringnya yang lekat
“menjauhlah, bangsat!”
teriakanku melesat

puisi itu kini ada di depan mataku
dan mulai berbisik di telingaku
“hai, penyair, bacai aku lagi.”

seolah tersihir
aku mulai membaca
tiap kata puisi lawas itu
kemudian menangis terharu
“dengan perasaan macam apa aku menulismu dulu?”

Bekasi, 17 Agustus 2014
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.774 pengikut lainnya

3 Comments on Puisi Yang Terlupakan (Dengan perasaan macam apa aku menulismu dulu?)

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: