Iklan
Normantis Update

Puisi Teriak-Teriak (Baca puisi harus teriak?) – Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

PUISI TERIAK TERIAK
Karya: Norman Adi Satria

Pemuda itu menggila di pentasnya
Berteriak sekencangnya
Membacakan puisi gubahan penyair yang tak dikenalnya
Bulu kuduk hadirin bergidik dibuatnya
Riuh tepuktangan decak dan siulan menyudahi bait terakhirnya

Berdiri di kejauhan
Sang penggubah puisi
Enggan menepuki
Dan beranjak pergi
Sembari bergumam dalam hati:
Dia takkan pernah mengerti
Aku menulis puisi ini
Dalam bungkam yang paling sunyi

Bekasi, 2 Agustus 2014
Norman Adi Satria

Saksikan pembacaan puisinya disini: 

Iklan

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.723 pengikut lainnya

3 Comments on Puisi Teriak-Teriak (Baca puisi harus teriak?) – Norman Adi Satria

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: