Normantis Update

Puisi Perenungan: Ayah dan Tikus (Pertobatan ayah pemabuk)

Karya: Norman Adi Satria

SAJAK AYAH DAN TIKUS
Karya : Norman Adi Satria

Ayah pernah marah besar
ketika saya masih kecil.
Tikus yang terkurung
dalam jebakan
sengaja saya lepaskan.

“Susah-susah Ayah jebak,
eh, gampang betul kau lepas?”
omel Ayah sambil menyesali
kandang tikusnya.

“Maaf, Ayah..
aku hanya ingin menguji,”
kata saya terbata.
“Apakah tikus itu akan terperangkap
dalam lubang yang sama.”
lanjut saya.

Ayah terdiam
dahinya yang berkerut
menandakan ia berpikir keras
justru tentang dirinya yang berulangkali terjebak
dalam lubang kurungan judi dan alkohol yang sama.
Sedangkan saya sibuk
mengamati tikus yang saya lepas
sedang reuni dengan teman-temannya
di kolong kulkas.

Esoknya,
Ayah tak pernah lagi
menjebak tikus.
Dia juga tak pernah lagi berjudi
dan minum captikus.

“Terima kasih ya, Nak,
kau sudah melepas tikus
sekaligus Ayah.”

Jakarta, 26 Januari 2014
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.777 pengikut lainnya

5 Comments on Puisi Perenungan: Ayah dan Tikus (Pertobatan ayah pemabuk)

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Ayah terdiam
    dahinya yang berkerut
    menandakan ia berpikir keras
    justru tentang dirinya yang berulangkali terjebak
    dalam lubang kurungan judi dan alkohol yang sama.
    Sedangkan saya sibuk
    mengamati tikus yang saya lepas
    sedang reuni dengan teman-temannya
    di kolong kulkas.

    Suka

  2. Reblogged this on puisijomblo and commented:

    Ayah pernah marah besar
    ketika saya masih kecil.
    Tikus yang terkurung
    dalam jebakan
    sengaja saya lepaskan.

    “Susah-susah Ayah jebak,
    eh, gampang betul kau lepas?”
    omel Ayah sambil menyesali
    kandang tikusnya.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: