Normantis Update

Puisi Religi: Tuhan Selalu Menunduk (Karena kita di bawah)

Karya: Norman Adi Satria

Sajak Tuhan Selalu Menunduk - Norman Adi Satria

SAJAK TUHAN SELALU MENUNDUK
Karya: Norman Adi Satria

Tuhan selalu menunduk
karena Dia di puncak ketinggian.
Melihatmu, melihatku.
Menunggu kita tengadah
dan melambaikan tangan
seperti bocah yang akan berangkat sekolah.

“Bapa, aku belajar dulu ya..!”
teriak kita.
Lalu Tuhan menjawab,
“Ya, hati-hati.
Belajar yang baik, Nak.
Nanti Bapa jemput.”

Di sekolah kita belajar
juga berteman
namun kadang pula
bermusuhan.

Salah satu dari kita
adalah anak ingusan cengeng
yang semakin membikin gemas anak-anak nakal.
Kita dinakali, menangis,
kemudian mengancam:
“Awas lo, gue bilangin Bapa gue lo!”

Padahal kita tahu,
Bapa kita takkan suka pertengkaran,
dan hanya akan berkata:
“Kasihilah musuhmu,
dan doakan orang yang menganiaya kamu..”
Atau:
“Berilah pipi kananmu
bila pipi kirimu ditampar.”

Ya, ya, ya..
karena anak-anak nakal itu pun
anak Bapa kita juga,
yang mungkin sepulang sekolah
tak akan dijemput dan dihukum
saat sampai rumah.

Ya,
Tuhan selalu menunduk
karena kita di bawah.

Bekasi, 17 Desember 2013
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.774 pengikut lainnya

3 Comments on Puisi Religi: Tuhan Selalu Menunduk (Karena kita di bawah)

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Salah satu dari kita
    adalah anak ingusan cengeng
    yang semakin membikin gemas anak-anak nakal.
    Kita dinakali, menangis,
    kemudian mengancam:
    “Awas lo, gue bilangin Bapa gue lo!”

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: