Normantis Update

Puisi Cinta Nyeleneh: Pantat Ayam (Ketika rayuan cinta telah habis)

Karya: Norman Adi Satria

Puisi Pantat Ayam - Norman Adi Satria

PUISI PANTAT AYAM
Karya: Norman Adi Satria

Lihatlah pantat ayam
yang tetap suhunya,
sehingga telur
tak kedinginan
ataupun matang,
ketika dierami.

Kemudian lihatlah aku
yang masih berpuisi untukmu
meski harus melibatkan
pantat ayam
ketika tak ada lagi
bahan merayu.

Karena segala rayu telah habis.
Dan kini bukan lagi waktunya
cengar-cengir haha hihi.
Namun kembali menjaga kehangatan
meski harus belajar dari pantat ayam.

Bekasi, 28 Agustus 2013
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.767 pengikut lainnya

3 Comments on Puisi Cinta Nyeleneh: Pantat Ayam (Ketika rayuan cinta telah habis)

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Lihatlah pantat ayam
    yang tetap suhunya,
    sehingga telur
    tak kedinginan
    ataupun matang,
    ketika dierami.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: