Iklan
Normantis Update

Puisi Perenungan: Kakekmu Seorang Tentara (Berusaha mengakhiri perang dengan perang adalah kebodohan)

Karya: Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

Puisi Kakekmu Seorang Tentara - Norman Adi Satria

PUISI KAKEKMU SEORANG TENTARA
Karya: Norman Adi Satria

Nak, kakekmu seorang tentara,
namun dia benci peperangan.
Beliau berkata:
berusaha mengakhiri perang dengan perang
adalah kebodohan.
Sama dengan berteriak “diam” dalam keriuhan,
kau hanya membikinnya semakin bising.
Sama dengan ormas
memaksa menghormati agamanya
namun dengan cara melukai agama lain.

Kau lihat betapa menyesalnya
Einstein mencipta bom atom,
Nobel mencipta nuklir,
dengan pemikiran agar dunia damai.
Namun damai bukanlah bungkam,
damai bukan mati,
damai bukan porak poranda kemudian hening,
damai bukan seperti Hiroshima dan Nagasaki.

Kakekmu yang tentara itu
kabur dari batalion Cilacap.
Dia singgah ke Jakarta
untuk menjadi kondektur angkutan kota.
Dia melihat
kehidupan ini adalah
peperangan yang sesungguhnya,
peperangan melawan diri sendiri,
bukan peperangan melawan sesamamu
manusia.

Dan merdeka yang sesungguhnya
adalah kebebasan jiwa
dari hasrat berperang itu sendiri.

Sebelum meninggal,
kakekmu berkata:
“Jangan sebut aku tentara.
Aku hanya kondektur angkutan kota.”

Mengenang Mbah Supono.
Bekasi, 14 Agustus 2013
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

Iklan

EDISI SPESIAL SUMPAH PEMUDA

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.244 pengikut lainnya

3 Comments on Puisi Perenungan: Kakekmu Seorang Tentara (Berusaha mengakhiri perang dengan perang adalah kebodohan)

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Kau lihat betapa menyesalnya
    Einstein mencipta bom atom,
    Nobel mencipta nuklir,
    dengan pemikiran agar dunia damai.
    Namun damai bukanlah bungkam,
    damai bukan mati,
    damai bukan porak poranda kemudian hening,
    damai bukan seperti Hiroshima dan Nagasaki.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: