Iklan
Normantis Update

Tampang Pengemis (Jual Tampang) – Puisi Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

Tampang Pengemis - Puisi Norman Adi Satria

PUISI TAMPANG PENGEMIS
Karya: Norman Adi Satria

Jual tampang
harus modal tampang.
Tak ada tampang,
ya harus menjual yang lain
selain tampang.

Masalah modal dan jual tampang,
tak hanya dibutuhkan oleh
sebagian selebritis dan politis,
namun juga pengemis.

Di bulan suci,
pengemis-pengemis duduk rapi,
di emperan toko,
di halaman rumah ibadah,
di dekat jembatan,
di sudut-sudut keramaian.

Tampang paling miris,
sukacitanya hampir habis,
daging di tubuhnya begitu tipis,
wajahnya menggambarkan
habis terkena tragedi tragis,
begitu nelangsa saat meringis
karena mungkin selama ini susah pipis
akibat berhubungan intim dengan sesama jenis,
akan pulang dengan kantong rupiah yang tak tipis.

Pengemis tak seluruhnya kere,
ada juga yang matre.
Yang kasihan adalah yang sungguhan miskin,
namun tampangnya tak membikin orang yakin
bila dia miskin.
Tampangnya dijelek-jelekkan,
malah berujung menyeramkan.
Tampangnya dibuat mengenaskan,
malah terlihat begitu menjijikkan.

Kadang, saat kita keluar dari mini market,
pengemis itu jumlahnya lebih banyak dari yang belanja.
Bahkan ada yang membawa
serombongan keluarga.

Biar dapat banyak,
mereka pura-pura tak saling mengenal:
ayahnya jadi duda,
istrinya jadi janda dengan satu bayi,
dua anak lainnya tampak seperti yatim dan piatu.

“Om, belum makan, Om.. Kasian, Om..”
“Gue juga belum makan! Gue khan puasa!”
“Belum makan dari minggu lalu, Om… Kasihan, Om..”
“Emang gue bisa dikibulin? Seminggu ga makan, ya mati lah yaw!”
“Allah yang mengizinkan kami masih hidup, Om..”
“Kok bawa-bawa Allah segala? Gue jadi tersentuh nih…
Jangan sampe gue nangis…
Nih, gue kasih..!”
“Wuih, seratus ribu?
Anak-anak, ga usah minta ke Om ini,
dia udah kasih banyak!”
“Cihuyyy, kita makan Kentaki lagi….!!!”
anak-anaknya berteriak nyaring.

Bekasi, 27 Juli 2013
Norman Adi Satria

Iklan

EDISI SPESIAL SUMPAH PEMUDA

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.272 pengikut lainnya

2 Comments on Tampang Pengemis (Jual Tampang) – Puisi Norman Adi Satria

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: