Normantis Update

Puisi Renungan: Bayi Yang Kau Hanyutkan (Anak hasil perselingkuhan)

Karya: Norman Adi Satria

Puisi Bayi yang Kau Hanyutkan - Norman Adi Satria
Puisi Bayi yang Kau Hanyutkan - Norman Adi Satria

Puisi Bayi yang Kau Hanyutkan – Norman Adi Satria

PUISI BAYI YANG KAU HANYUTKAN
Karya: Norman Adi Satria

Daun-daun sengon berguguran,
jatuh di atas daun waru
yang mengambang di aliran air,
hanyut bersama titik embun terakhir.

Seorang gadis simpanan
menangis di hulu sungai.
Perutnya yang bunting kini telah kempis.
Anaknya yang merah jambu menangis
di dalam sebuah kardus tanpa lapis.

Daya yang tak lagi ada
untuk hati berteguh,
membuat akal sehatnya luluh.
Dia hilang kendali nurani.
Kekecewaan yang mendalam.
Mungkin pula benih-benih dendam
telah merasuk masuk
ke sendi perasaan terdalam.

“Nak, maafkan Ibu..”
Air matanya jatuh
tepat di mulut bayinya
yang menganga mengharap susu
dari payudara seorang ibu.

Dia melepas anaknya
bagai Ibu Musa,
namun dalam keadaan yang amat berbeda.
Ibu Musa mengikuti kemana anaknya hanyut.
Dia pergi tanpa meninggalkan jejak kasut.

Anak itu tak sempat menangis ketika tenggelam.
Badannya digerogoti lintah lapar,
larut bersama kotoran-kotoran manusia pinggiran.
Selembar plastik hitam menutupi wajahnya.
Selembar kondom bekas nyangkut di bibirnya.
Selembar pembalut wanita
hinggap di jemarinya.

Gadis simpanan itu
meratap di sudut kamar.
Kamar dimana benih-benih tumbuh.
Bermesra dengan lelaki suami orang.
Kini badai penyesalan menyerang.

Hujan turun,
membasahi segala yang tak beratap,
ricik suaranya menutupi tangis ratap.

Banjir datang,

isi selokan dan sungai
yang dangkal.

Dari balik jendela,
gadis itu melihat bangkai bayinya
tersangkut di tiang bendera.

Bekasi, 29 Juli 2013
Norman Adi Satria

meluapkan segala

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.761 pengikut lainnya

2 Comments on Puisi Renungan: Bayi Yang Kau Hanyutkan (Anak hasil perselingkuhan)

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: