Normantis Update

Sajak Vespa dan Mercy (Mental kaya VS mental miskin)

Karya: Norman Adi Satria

SAJAK VESPA DAN MERCY
Karya: Norman Adi Satria

Tabrakan dramatis terjadi di perempatan.
Inilah kali pertama Mercy seharga 1,2 milyar
berciuman mesra
dengan Vespa butut yang tak lagi laku dijual,
jika tak pakai helm pun
penunggangnya tak akan ditilang,
polisi malas menggiring vespa itu ke kantor
jika penumpangnya berkilah tak punya uang.

Paino, usia tiga dasawarsa,
pemilik vespa,
njomplang.
Roy, usia sedikit lebih tua,
pemilik Mercy,
marah setengah mati
sambil melepas dasi.

“Hei, orang miskin! Pakai mata kalau naik Vespa!”
Roy terperangah melihat bumper Mercynya remuk.

“Saya pakai mata.
Tapi saya tidak pakai marah, orang kaya!”
Jawab Paino sambil melihat stir Vespa ke kanan
namun rodanya ke kiri.

“Hei, kamu pasti tak akan mampu ganti mobilku ini!
Kau tahu berapa harganya?
Satu milyar dua ratus juta, kontan!”
Roy memaki di depan banyak orang
yang mungkin sama miskinnya dengan Paino.
Orang-orang saling berbisik:
“Duit segitu berapa ember ya?”

Paino mengeluarkan handphone Chinanya
sambil mencibir Roy,
“Halah, orang kaya mental miskin!
Begitu saja marah-marah!
Kalau banyak uang tak usah marah-marah,
karena itu tanda kau sebenarnya mental miskin!”
Roy tak lagi sanggup berkata-kata,
sungguh marah.

Paino menelefon:
“Halo, asuransi Garda Sotoy.
Ini Vespaku ketabrak mobil Mercy.
Cepat datang ke perempatan ya.”
Paino melihat Vespanya ditendangi oleh Roy.
“Halo, bukan cuma ketabrak,
tapi ditendangi orang kaya yang mental miskin.
Masa mobil harga segitu tak pakai asuransi.
Kalau pakai toh ngapain dia hanya marah-marah,
bukan telefon asuransinya.”

Bekasi, 25 Juni 2013
Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.767 pengikut lainnya

3 Comments on Sajak Vespa dan Mercy (Mental kaya VS mental miskin)

  1. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Tabrakan dramatis terjadi di perempatan.
    Inilah kali pertama Mercy seharga 1,2 milyar
    berciuman mesra
    dengan Vespa butut yang tak lagi laku dijual,
    jika tak pakai helm pun
    penunggangnya tak akan ditilang,
    polisi malas menggiring vespa itu ke kantor
    jika penumpangnya berkilah tak punya uang.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: