Normantis Update

Rumpun Manusia – Puisi Norman Adi Satria

Rumpun Manusia - Puisi Norman Adi Satria

RUMPUN MANUSIA
Karya: Norman Adi Satria

Ada kalanya
ketika kita bersatu dalam kelompok,
di sisi lain kita sedang memecah
rumpun kemanusiaan kita.

Kelompok warna kulit,
kelompok jenis kelamin,
kelompok orientasi seksual,
kelompok konsumen makanan,
kelompok religi,
kelompok profesi,
kelompok nada bunyi kentut,
dan sebagainya.

Kelompok kulit putih
yang orientasi seksualnya sesama jenis,
agamanya adalah duit,
makanannya hanya sayur,
profesinya sebagai pedagang,
dan bunyi kentutnya agak ngebass,
mungkin akan bertentangan dengan:
kelompok kulit hitam
yang orientasi seksualnya berlainan jenis,
agamanya adalah warisan nenek moyang,
makanannya mi instan,
dan suara kentutnya agak becek.

Kelompok ini memandang rendah yang itu,
menganggapnya sesat,
atau menganggapnya tak punya arti hidup,
lalu menyangkali
bahwa kita
serumpun manusia.

Bekasi, 19 Juni 2013
Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,725 other followers

3 Comments on Rumpun Manusia – Puisi Norman Adi Satria

  1. Reblogged this on standupuisi and commented:

    Kelompok ini memandang rendah yang itu,
    menganggapnya sesat,
    atau menganggapnya tak punya arti hidup,
    lalu menyangkali
    bahwa kita
    serumpun manusia.

    Like

  2. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Ada kalanya
    ketika kita bersatu dalam kelompok,
    di sini lain kita sedang memecah
    rumpun kemanusiaan kita.

    Like

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: