Normantis Update

Puisi Nyeleneh: Tukang Siomay – Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

Puisi Tukang Siomay - Norman Adi Satria
Puisi Tukang Siomay - Norman Adi Satria

Puisi Tukang Siomay – Norman Adi Satria

PUISI TUKANG SIOMAY
Karya: Norman Adi Satria

Pedagang siomay keliling
menuliskan di gerobaknya:
Siomay Ikan Tuna – Asli.
Anehnya, satu buah siomay
hanya dihargai 500 rupiah.
Tetangga saling berbisik:
Jangan-jangan itu palsu,
pakai boraks,
pakai daging tikus,
pakai daging kadal,
pakai bahan busuk.

Karena penasaran,
saya datangi tukang siomay itu.
“Bang, emang bener siomay Abang pakai Ikan Tuna?”
“Bener lah, Bang. Masa aye boong.
Jualan harus jujur, Bang.
Kalau boong malah kita yang rugi sendiri.”

“Ya, tapi ga masuk akal.
Masa siomay ikan tuna sebiji cuma gopek?”
“Emang ini ikan boleh nangkep sendiri di kali, Bang.
Jadi aye jual murah.”

“Kok ikan tuna di kali?
Tuh, Abang boong khan.
Saya bilangin warga nih!”
“Siapa yang boong, Bang?
Ini asli ikan tuna.
Ada ikan tuna netra karena ikannya kelilipan limbah pabrik,
ada ikan tuna daksa yang lahir cacat karena kontaminasi air,
ada ikan tuna wicara karena mulutnya tersumbat bahan kimia berbahaya,
ada tuna wisma karena ekosistemnya hancur
akibat ulah manusia yang serakah
dan tak peduli lingkungan.”

“Oh, gitu ya?”
Saya pulang
dan merenungkan nasib segala ikan
yang sekarang ini berubah menjadi segala tuna
akibat ulah kita.


Bekasi, 23 Juni 2013
Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.767 pengikut lainnya

4 Comments on Puisi Nyeleneh: Tukang Siomay – Norman Adi Satria

  1. Reblogged this on standupuisi and commented:

    Saya pulang
    dan merenungkan nasib segala ikan
    yang sekarang ini berubah menjadi segala tuna
    akibat ulah kita.

    Suka

  2. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Pedagang siomay keliling
    menuliskan di gerobaknya:
    Siomay Ikan Tuna – Asli.
    Anehnya, satu buah siomay
    hanya dihargai 500 rupiah.
    Tetangga saling berbisik:
    Jangan-jangan itu palsu,
    pakai boraks,
    pakai daging tikus,
    pakai daging kadal,
    pakai bahan busuk.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: