Normantis Update

Sajak Penggali Kubur

penggali-kubur

SAJAK PENGGALI KUBUR
Karya : Norman Adi Satria

Di selatan
terbaring seorang komedian,
dia meninggal dalam tawanya
yang paling bahak dan bermakna.

Di timur
terbaring seorang tukang cukur,
dia meninggal setelah menata
rambut idolanya.

Di barat
terbaring petinju kelas berat,
dia meninggal setelah merebut kembali
sabuk emasnya.

Di utara
terbaring seorang tentara,
dia meninggal ketika
membela negara.

Di pinggir
terbaring seorang penyair,
dia meninggal usai menorehkan tanda tangan
di syair terbaiknya.

Entah dimana
akan terbaring aku si tukang gali kuburan ini.
Aku ingin mati
usai menggali kuburanku sendiri.

Karena tiada yang lebih bahagia
daripada menutup usia
ketika segala tugas manusia di dunia
selesai dengan sempurna.

Bekasi, 1 Juni 2013
Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 2,979 other followers

3 Comments on Sajak Penggali Kubur

  1. Reblogged this on standupuisi and commented:

    Di pinggir
    terbaring seorang penyair,
    dia meninggal usai menorehkan tanda tangan
    di syair terbaiknya

    Like

  2. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Di selatan
    terbaring seorang komedian,
    dia meninggal dalam tawanya
    yang paling bahak dan bermakna.

    Like

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: