Normantis Update

Kontaminasi Pada Anak

Kontaminasi Pada Anak

Saya tertegun mendengar dialog lima bocah cilik yang sedang bermain drama ibu rumahtangga di sebuah gang lingkungan saya.

Sebut saja:
Budi (8 tahun) – berperan jadi dokter,
Melati (6 tahun) menggendong boneka bayi,
Mawar (7 tahun) menggendong boneka panda,
Romi (3 tahun) sebagai anak Tuti, dan
Tuti (7 tahun) sebagai ibu Romi.

Tuti: Dokter Budi, anak saya sakit.
Budi: Sakit apa, Bu?
Tuti: Kalo gue tau, gue beli obat di warung. Bego lu, Dok!
Budi: Sini saya periksa. (Memegang kening Romi)
Tuti: Kira-kira sakit apaan ya, Dok?
Budi: Yang sabar ya, Bu. Anak ini sakit parah. Hidupnya paling cuma seminggu lagi.
Tuti: Masya Alloh.. (Pura-pura menangis.)

Tuti menghampiri Mawar dan Melati yang sedang menyuapi bayi masing-masing.
Melati: Bu Tuti kok nangis?
Mawar: Ada apaan, Bu?
Tuti: Anak gue diponis dokter katanya bentaran lagi mati. Nyawanya tinggal seminggu.
Melati: Masya Alloh, yang sabar, Bu..
Mawar: Halah, kaga usah dengerin tu dokter brengsek, sok tau! Yang nentuin hidup mati orang khan hanya Alloh!

Beberapa saat kemudian Tuti menyuruh Romi tiduran di jalan aspal.
Tuti: Ya Alloh, anakku meninggal. Teganya Kau ya Alloh!
Mawar: Memang brengsek khan tu Si Dokter! Katanya seminggu lagi, ini baru semenit dia udah mati.
Melati: Wuu.. Emang dasar lu dokter sialan!

Budi terlihat mengingat sesuatu.
Budi: Eh, bego. Sinetronnya udah mulai. Yuk kita pulang dulu.

Semua anak pulang, hendak menonton sinetron dan siap menyerap kata-kata kotor dan kasar dari sana.

Menyedihkan, mereka telah terkontaminasi.

(Bekasi, 14 Juni 2013)
Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.767 pengikut lainnya

4 Comments on Kontaminasi Pada Anak

  1. Reblogged this on standupuisi and commented:

    Semua anak pulang, hendak menonton sinetron dan siap menyerap kata-kata kotor dan kasar dari sana.

    Menyedihkan, mereka telah terkontaminasi.

    Suka

  2. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Beberapa saat kemudian Tuti menyuruh Romi tiduran di jalan aspal.
    Tuti: Ya Alloh, anakku meninggal. Teganya Kau ya Alloh!
    Mawar: Memang brengsek khan tu Si Dokter! Katanya seminggu lagi, ini baru semenit dia udah mati.
    Melati: Wuu.. Emang dasar lu dokter sialan!

    Suka

  3. levitra buy knowledge base
    [url=http://genericlevitraonline-us.net]levitra online
    [/url] does levitra 20mgm act as a laxative
    levitra online
    – mix levitra levitra safety
    levitra information food e-mail

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: