Iklan
Normantis Update

Negeri Anu – Norman Adi Satria

 

NEGERI ANU
Karya : Norman Adi Satria

Di negeri Anu, anu adalah hal yang paling utama, selalu dijunjung tinggi dan menjadi kaidah mutlak dalam semua kegiatan Anu-sia. Kaidah-kaidah tentang Anu disusun rapi sejak kemerdekaan NKRA (Negara Kesatuan Republik Anu), pada tanggal anu, bulan anu, dan tahun anu, dalam sebuah filosofi kenegaraan yang disebut PancaAnu.

Kita takkan membahas kelima anu yang terdapat dalam PancaAnu, namun hanya pada Anu ke-2 saja, yang berbunyi : Ke-anu-siaan yang adil dan beradab.

Adil dalam Negeri Anu bukan berarti “sama”. Namun, meskipun “berbeda”, baik bentuknya, ukurnya, warnanya, lurus-bengkoknya, atau apapun itu, memiliki hak yang sama, terutama dalam bidang hukum. Tentu hukum yang dianut oleh Negeri Anu bukanlah hukum yang berlaku secara luas di dunia, yang “Tidak memihak”. Hukum di Negeri Anu “selalu memihak pada yang benar”, bukan pada yang lemah (karena yang lemah belum tentu benar), apalagi memihak pada yang berduit.

Bagaimana bisa kita mengetahui mana yang benar dan mana yang tidak benar? Sedangkan seumur hidupnya, Socrates, filsuf terbesar dalam filsafat Yunani Kuno pun tidak pernah sekalipun menemukan Kebenaran Sejati. Oh, tenang.. Di Negeri Anu, semua Perangkat Penegak Hukumnya punya Adab, sesuai dengan bunyi Anu ke-2 di atas, “beradab”. Adab atau Budi Pekerti luhur itu yang menuntun para Perangkat Hukum untuk menegakkan hukum yang tertulis rapi dalam Kitab Undang-undang Hukum Anu (KUHA). Kitab ini telah disusun berdasarkan kesepakatan semua Anu-sia, karena memang Negeri ini bersifat Anukrasi.

Lalu bagaimana bisa semua Perangkat Penegak Hukum itu patuh dalam Adab yang ada? Toh di negeri seberang pun, Adab seseorang bisa dibayar lunas dengan duit? Oh, itu pertanyaan mudah.. Di Negeri Anu, semua Perangkat Hukumnya telah bersumpah, “Jika melanggar Adab akan kehilangan anu”. Kalau anunya sampai hilang, apalah arti hidupnya? Tak ada. Maka mereka lebih takut kehilangan anu ketimbang kehilangan kesempatan memperkaya diri.

Bekasi, 26 Desember 2012
Norman Adi Satria

Iklan

Video Normantis

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.127 pengikut lainnya

3 Comments on Negeri Anu – Norman Adi Satria

  1. Reblogged this on standupuisi and commented:

    Di negeri Anu, anu adalah hal yang paling utama, selalu dijunjung tinggi dan menjadi kaidah mutlak dalam semua kegiatan Anu-sia. Kaidah-kaidah tentang Anu disusun rapi sejak kemerdekaan NKRA (Negara Kesatuan Republik Anu), pada tanggal anu, bulan anu, dan tahun anu, dalam sebuah filosofi kenegaraan yang disebut PancaAnu.

    Suka

  2. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Di Negeri Anu, semua Perangkat Hukumnya telah bersumpah, “Jika melanggar Adab akan kehilangan anu”. Kalau anunya sampai hilang, apalah arti hidupnya? Tak ada. Maka mereka lebih takut kehilangan anu ketimbang kehilangan kesempatan memperkaya diri.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: