Normantis Update

Puisi Etnis Tionghoa: Wasiat Imlek – Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

PUISI WASIAT IMLEK
Karya: Norman Adi Satria

Sebagai bocah Indonesia beretnis Jawa-Tionghoa,
tugas kalian di masa depan tidak ringan, Nak.

Kalian harus menyejajarkan Capcai dengan Gudeg;
Puyung hai dengan Mendoan;
Bacang dengan Arem-arem;
Liong dengan Ebeg;
Barongsai dengan Reog;
Wayang Potehi dengan Wayang Kulit dan Golek;
“Wo ai ni” dengan “Enyong tresna karo Rika”.

Dan ingat,
telapak tanganmu hanya boleh terangkat
memberi hormat pada Sang Saka Merah Putih,
serta menjunjung Pancasila sebagai falsafah hidup bernegara.

Bekasi, Imlek, 10 Februari 2013
Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,724 other followers

3 Comments on Puisi Etnis Tionghoa: Wasiat Imlek – Norman Adi Satria

  1. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Sebagai bocah Indonesia beretnis Jawa-Tionghoa,
    tugas kalian di masa depan tidak ringan, Nak.

    Kalian harus menyejajarkan Capcai dengan Gudeg;
    Puyung hai dengan Mendoan;
    Bacang dengan Arem-arem;
    Liong dengan Ebeg;
    Barongsai dengan Reog;

    Like

  2. Reblogged this on standupuisi.

    Like

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: