Normantis Update

Puisi Nyeleneh Inspiratif: Sempak Dan Semut

?????????????????????????????????????????????????????????
Puisi Sempak dan Semut

Puisi Sempak dan Semut – Norman Adi Satria

SAJAK SEMPAK DAN SEMUT
Karya: Norman Adi Satria

Ada semut
terjebak di sempak.
Bukan, bukan di situ,
tapi di sela,
di lekukan karet.

Entah bagaimana dia di situ,
jangan tanya saya,
saya hanya pemilik sempak,
bukan pengelola.

Pengelolanya istri saya,
dan dia pun saya yakin tidak tahu
karena dia alergi serangga,
dia anti Ant.

Nah, yang jadi problem
saya sedang presentasi.
Di depan ada boss dan klien.
Garuk-garuk toh bukan bagian dari materi presentasi.

Lama kelamaan semut menemukan jalan,
dia mundur,
kepalanya masih terjepit,
kakinya yang bebas menggelitik,
bikin geli-geli di pinggul.

Boss dan klien masih menunggu
saya yang tak kunjung mulai.
Dengan gagah saya bilang,
“Ide saya, kita buat produk sempak tanpa karet,
biar semut tidak terjebak di sana!”
Lalu dengan cepat saya buka
lipatan sempak di depan mereka,
saya keluarkan itu semut.

Boss tepuk jidat.
Klien tercengang, kemudian tepuk tangan,
“Ini ide brilian!” katanya.

Sampai rumah,
saya lepas sempak saya,
dan saya letakkan di dekat sarang semut.
Serempak mereka semua hijrah,
seolah ada panggilan
untuk pulang ke kampung halaman.

Bekasi, 28 Januari 2013
Kumpulan Puisi Norman Adi Satria

BERANI NONTON VIDEO NORMANTIS? KLIK AJA!

KARYA TERBARU

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 1.767 pengikut lainnya

4 Comments on Puisi Nyeleneh Inspiratif: Sempak Dan Semut

  1. Reblogged this on Puisi Si Cantik and commented:

    Boss dan klien masih menunggu
    saya yang tak kunjung mulai.
    Dengan gagah saya bilang,
    “Ide saya, kita buat produk sempak tanpa karet,
    biar semut tidak terjebak di sana!”
    Lalu dengan cepat saya buka
    lipatan sempak di depan mereka,
    saya keluarkan itu semut.

    Suka

  2. Reblogged this on nontonpuisi and commented:

    Lama kelamaan semut menemukan jalan,
    dia mundur,
    kepalanya masih terjepit,
    kakinya yang bebas menggelitik,
    bikin geli-geli di pinggul.

    Suka

  3. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Ada semut
    terjebak di sempak.
    Bukan, bukan di situ,
    tapi di sela,
    di lekukan karet.

    Entah bagaimana dia di situ,
    jangan tanya saya,
    saya hanya pemilik sempak,
    bukan pengelola.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: