Iklan
Normantis Update

Mr.X dan Norman (Part 4) – Cintrong

Karya: Norman Adi Satria

MR.X DAN NORMAN (PART 4) – CINTRONG

Mr. X : (Melihat layar ponsel sambil cengar-cengir)
Norman : Cengar-cengir terus Mr. X, ada yang baru, ya? Hehe..

Mr. X : Apa? Bokep maksud Anda? Ih, sorry ya, ga level nonton yang begituan.
Norman : Haha.. Gaya!

Mr. X : Barusan saya membaca Timeline di Facebook saya, ternyata banyak yang minta pembahasan tentang “Cintrong”.
Norman : Idiiihhh, Cintrong, boo..!!! (Berlagak bencong)

Mr. X : Bagaimana, Mas? Anda setuju tidak dengan pembahasan tentang Cintrong alias Cinta?
Norman : Lakukan!

Mr. X : Ini pertanyaan dari Kodir, Mas : Menurut Mas Norman, apa arti Cinta?
Norman : Maksud Anda: LOVE?

Mr. X : Sama saja, Mas!
Norman : Beda.

Mr. X : Di kamus begitu kok! Anda ngawur, nih!
Norman : Cinta itu kata serapan / pinjaman dari bahasa Sanskerta. Artinya beraneka ragam: sebuah ‘pikiran’, ‘kecemasan’, ‘kepedulian’, ‘pertimbangan’ akan sesuatu. Bahkan di Kamus Besar Bahasa Indonesia – Pusat Bahasa, salah satu definisi dari Cinta adalah “bersusah hati / khawatir” atau “risau”.

Mr. X : Wah, baru tahu saya. Lalu bagaimana kita harus menyebutnya?
Norman : Ya sudah, pakai saja kata Cinta, tidak usah Love.

Mr. X : Tuh khan, Mas ini bikin pusing saja!
Norman : Yang penting Anda tahu dulu sejarahnya, Mr. X. Dan sebagai tambahan, Anda sekarang harus memilih, akan membahas tentang : Eros ; Philia ; Agape ; atau Stronge?

Iklan

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.082 pengikut lainnya

3 Comments on Mr.X dan Norman (Part 4) – Cintrong

  1. Reblogged this on Puisi Si Cantik and commented:

    Cinta sebagai Kata Benda, dalam keseharian kita sering dengar, “Terimalah Cintaku!” atau “Kuterima Cintamu”. Cinta sebagai Kata Kerja, misalnya : “Aku mencintaimu dengan tulus.” Nah, yang cukup berbahaya adalah jika seseorang memposisikan cinta sebagai Subjek — yang punya kekuatan untuk melakukan sesuatu dengan kehendak dirinya sendiri. Misalnya : “Cinta ini membunuhku” ; “Cinta itu membuatku lebih kuat menjalani hidup.” ; “Cinta itu membuat hidupku menderita.” ; “Aku benci Cinta!”

    Suka

  2. Reblogged this on nontonpuisi and commented:

    Cinta itu kata serapan / pinjaman dari bahasa Sanskerta. Artinya beraneka ragam: sebuah ‘pikiran’, ‘kecemasan’, ‘kepedulian’, ‘pertimbangan’ akan sesuatu. Bahkan di Kamus Besar Bahasa Indonesia – Pusat Bahasa, salah satu definisi dari Cinta adalah “bersusah hati / khawatir” atau “risau”.

    Suka

  3. Reblogged this on Puisi Asmara Cinta and commented:

    Menurut pengamatan (melihat, mendengar, dan membaca) saya , manusia Indonesia itu memandang atau memposisikan CINTA dengan beraneka ragam. Ada yang memposisikan Cinta sebagai: Kata Benda – yaitu yang bisa diberikan atau diterima ; Kata Kerja – yaitu tindakan mencintai atau dicintai ; dan sebagai Subjek – yaitu diibaratkan sebagai “pelaku”.

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: