Iklan
Normantis Update

Puisi Religi: Di Sela Amin – Norman Adi Satria

DI SELA AMIN
Karya: Norman Adi Satria

Dalam serangkai doa
Tuhan ingin berbisik
langsung di telinga
namun kita terburu mengucap AMIN
untuk mengakhiri doa
dan pergi begitu saja

Menanti puluhan tahun
kita berdoa lagi dengan tangis
menanyakan mengapa Ia tak pernah
menjawab
Tuhan ingin berbisik
dan kita terburu mengucap AMIN lagi

Dalam sakit terkapar
kita berdoa lagi tanpa kata
berpasrah
dan tak sanggup mengucap AMIN
Tuhan berbisik
dan kita baru mendengar suara-Nya
karena kita menyediakan hening di sela keluh,
di sela puji dan puja,
di sela pinta,
dan di sela AMIN

Bekasi, 12 Januari 2013
Norman Adi Satria

Iklan

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.012 pengikut lainnya

3 Comments on Puisi Religi: Di Sela Amin – Norman Adi Satria

  1. Reblogged this on Puisi Si Cantik and commented:

    Dalam serangkai doa
    Tuhan ingin berbisik
    Langsung di telinga
    Namun kita terburu mengucap AMIN untuk mengakhiri doa
    Dan pergi begitu saja

    Suka

  2. Reblogged this on nontonpuisi and commented:

    Dalam serangkai doa
    Tuhan ingin berbisik
    Langsung di telinga
    Namun kita terburu mengucap AMIN untuk mengakhiri doa
    Dan pergi begitu saja

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: