Iklan
Normantis Update

Sajak Udara dan Puisi (Apalah gunanya puisi yang tak terbaca?)- Norman Adi Satria

SAJAK UDARA DAN PUISI
Karya: Norman Adi Satria

Apalah gunanya puisi yang tak terbaca?
Itu bagai udara yang tak terhirup
mencari-cari ruang hampa untuk disusupi
namun semua pintu terlanjur ditutup.

Kau telah memahami isi dari udara:
karbon, oksigen, nitrogen, dan lainnya.
Namun hidungmu tak diciptakan untuk memilih salah satunya saja
itu tugas paru-parumu yang bekerja tanpa kau sengaja

Kau takkan memahami isi puisi
bila kau tak mau membaca
dan membuka pintu hati

Bekasi, 16 Desember 2012
Norman Adi Satria

Iklan

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.011 pengikut lainnya

4 Comments on Sajak Udara dan Puisi (Apalah gunanya puisi yang tak terbaca?)- Norman Adi Satria

  1. Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau and commented:

    Apalah gunanya puisi yang tak terbaca
    Itu bagai udara yang tak terhirup
    Mencari-cari ruang hampa untuk disusupi
    Namun semua pintu terlanjur ditutup

    https://normantis.com/2012/12/16/udara-dan-puisi/

    Suka

  2. Reblogged this on Puisi Si Cantik and commented:

    Apalah gunanya puisi yang tak terbaca
    Itu bagai udara yang tak terhirup
    Mencari-cari ruang hampa untuk disusupi
    Namun semua pintu terlanjur ditutup

    Suka

1 Trackback / Pingback

  1. Udara dan Puisi | Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: