Iklan
Normantis Update

Sajak Upil Garuda – Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

SAJAK UPIL GARUDA
Karya: Norman Adi Satria

Upil tengil nyempil
Lengket di hidung Garuda

Kita tahu
Hidungnya lebih kecil ketimbang kuku, apa lagi jari
Maka upil itu numpuk
Membuatnya tak bisa bernapas lega

Garuda terbang lagi
Meninggalkan sarang Pancasila
Untuk meminjam kuku atau jemari insani

Ditemuinya aku di ujung senja
Yang kupunya hanya secarik puisi
Berisi rangkuman kebosanan berjuta rakyat
Itu tak cukup mengobati

Upil sudah terbiasa dengan kritik,
terbiasa dengan sindir dan satire
Maka upil tetep tenang ngorok di meja bundar,
sibuk berbalas pesan dengan rekanan,
atau buka-buka situs bugil khas upil,
dan tentu pengunduran diri telah menjadi fatwa haram pada Kitab Ingus Bin Upil

Dalam diam sejenak
Aku dan Garuda terperanjat
Teringat kisah Gajah yang kupingnya dimasuki Semut
Dalam sadar kami saling menunjuk dan berteriak :
MATI ATAU REVOLUSI!

Bekasi, 4 November 2012
Norman Adi Satria

Iklan

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.018 pengikut lainnya

3 Comments on Sajak Upil Garuda – Norman Adi Satria

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: