Sajak John The Baptist (Kisah Tentang Yohanes Pembaptis) – Norman Adi Satria
Karya: Norman Adi Satria
SAJAK JOHN THE BAPTIST
Karya : Norman Adi Satria
Di hutan itu kutemui nabi
tengah mencari madu dan belalang.
Kala kenyang dia pulang
ke padang pasir yang gersang;
berpuasa lagi hingga hari esok menjelang.
Dia kabur dari rumah ayahnya,
Sang Imam Yahudi itu.
Dia menolak garis keturunan Harun
yang mengharuskannya jadi pendeta di rumah doa.
Dia enggan berjubah ungu
lebih senang mengenakan bulu unta sebagai baju.
Di suatu senja dia mendengar wahyu,
isinya sama dengan tulisan Yesaya,
“Ada suara yang berseru di padang pasir:
Persiapkanlah jalan bagi Tuhan!”
Oh, Yohanes,
kau diutus jadi Mukadimah Sang Nabi;
Nabi yang akan minta kau baptis,
Nabi yang ternyata sepupumu sendiri,
Yeshua yang akan menjadi Hamasiakh,
Yesus yang akan menjadi Kristus,
Penyelamat yang tertulis dalam Taurat.
Setelah pembaptisan itu kau berkata:
“Dia harus menjadi semakin besar
dan aku semakin kecil”
Kau tahu kisahmu takkan tertulis panjang di Injil
karena kau mati dipenggal atas permintaan anak kecil.
Kini di hutan itu tak lagi kutemui nabi,
yang ada hanya perdu dan ilalang.
Jakarta, 24 September 2012
Norman Adi Satria
Reblogged this on Puisi Cantik and commented:
Oh, Yohanes,
kau diutus jadi Mukadimah Sang Nabi;
Nabi yang akan minta kau baptis,
Nabi yang ternyata sepupumu sendiri,
Yeshua yang akan menjadi Hamasiakh,
Yesus yang akan menjadi Kristus,
Penyelamat yang tertulis dalam Taurat.
SukaSuka
Reblogged this on standupuisi.
SukaSuka
Reblogged this on nontonpuisi.
SukaSuka
Reblogged this on Best Romantic Poetry.
SukaSuka
Reblogged this on Kumpulan Puisi Cinta Paling Galau.
SukaSuka