Normantis Update

Puisi Jilat Menjilat – Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

PUISI JILAT MENJILAT
Karya : Norman Adi Satria

Anjing birahi biasa mengendus pantat
Si betina basah
Yang jantan baru menjilat
Itulah naluri binatang yang disebut insting
Naluri manusia beda
Karena berkaitan erat dengan nurani
yang ada di sukma

Namun kelak tiba saatnya naluri anjing jadi populer
Dan menjadi sebuah hal lumrah untuk dipakai manusia
Bedanya soal penggunaan saja
Biasanya sebagai pelumas agar “kepentingan” mulus jalannya

Kepentingan anjing hanya melanjutkan keturunan
Kepentingan manusia mencegah penurunan
Ya penurunan kekuasaan
Ya penurunan pangkat
Ya penurunan penghasilan
Ya penurunan segalanya
Kecuali penurunan harga diri
Toh harga diri sudah tidak penting-penting amat
Selama kekuasaan sudah di tangan

Andaikan saja anjing punya sertifikat hak cipta
Pastilah manusia sudah disidang karena melanggar haknya
Sayangnya anjing tetap anjing

Bekasi, 30 September 2012
Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,725 other followers

5 Comments on Puisi Jilat Menjilat – Norman Adi Satria

  1. Reblogged this on nontonpuisi.

    Like

  2. Reblogged this on standupuisi.

    Like

  3. Reblogged this on Puisi Si Cantik and commented:

    Oooohhh… Ternyata sebelum “begituan” anjing tuh biasanya jilat-jilat dulu ya?

    Like

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: