Iklan
Normantis Update

Puisi Jilat Menjilat – Norman Adi Satria

Karya: Norman Adi Satria

PUISI JILAT MENJILAT
Karya : Norman Adi Satria

Anjing birahi biasa mengendus pantat
Si betina basah
Yang jantan baru menjilat
Itulah naluri binatang yang disebut insting
Naluri manusia beda
Karena berkaitan erat dengan nurani
yang ada di sukma

Namun kelak tiba saatnya naluri anjing jadi populer
Dan menjadi sebuah hal lumrah untuk dipakai manusia
Bedanya soal penggunaan saja
Biasanya sebagai pelumas agar “kepentingan” mulus jalannya

Kepentingan anjing hanya melanjutkan keturunan
Kepentingan manusia mencegah penurunan
Ya penurunan kekuasaan
Ya penurunan pangkat
Ya penurunan penghasilan
Ya penurunan segalanya
Kecuali penurunan harga diri
Toh harga diri sudah tidak penting-penting amat
Selama kekuasaan sudah di tangan

Andaikan saja anjing punya sertifikat hak cipta
Pastilah manusia sudah disidang karena melanggar haknya
Sayangnya anjing tetap anjing

Bekasi, 30 September 2012
Norman Adi Satria

Iklan

Video Normantis

KARYA TERBARU

EDISI SPESIAL HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Masukkan alamat Emailmu.

Bergabunglah dengan 4.158 pengikut lainnya

6 Comments on Puisi Jilat Menjilat – Norman Adi Satria

  1. Reblogged this on Puisi Cantik and commented:

    Anjing birahi biasa mengendus pantat
    Si betina basah
    Yang jantan baru menjilat

    Suka

  2. Reblogged this on Puisi Si Cantik and commented:

    Oooohhh… Ternyata sebelum “begituan” anjing tuh biasanya jilat-jilat dulu ya?

    Suka

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: