Normantis Update

Puisi Mahardika (Menelaah makna kemerdekaan)

Karya: Norman Adi Satria

Puisi Mahardika - Norman Adi Satria

PUISI MAHARDIKA
Karya: Norman Adi Satria

Mbah
Sewaktu rambutmu sewarna jelaga
Kau bersorak merdeka

Mbah
Ketika rambutmu sewarna putik jambu
Kau bilang kita masih terbelenggu

Mbah
Lalu apa itu merdeka?
Haruskah ada Proklamasi lagi
Sedang Soekarno telah mati

Mbah
Sebelum wafatmu kau bicara
Mahardika itu kudu berilmu
Berbudi pekerti luhur
Bukan cuma soal bebas dari Jepang atau Belanda
Tapi menang dari pembodohan
Yang mungkin datang dari bangsa sendiri

Lalu aku duduk termangu
Mengenang para leluhur Nusantara
Sanjaya dan Purnawarman
Leluhur kebudayaan tanah dan kebudayaan air

Bekasi, 19 Juni 2012
Norman Adi Satria

Masukkan alamat Emailmu.

Join 3,704 other followers

3 Comments on Puisi Mahardika (Menelaah makna kemerdekaan)

  1. Reblogged this on nontonpuisi.

    Like

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: